Adab - Adab Sunnah Rassul SAW
dalam sehari - sehari
Adab Minum
Yang perlu diperhatikan dalam minum al :
- Sunnah minum sambil duduk, jangan berdiri. Jika minum sambil berdiri dianjurkan untuk memuntahkannya. Dan sunnah minum dengan tangan kanan. (Muslim).
- Nabi saw. suka minum juice buah-buahan segar. (Bukhari).
- Mulai minum dengan membaca basmalah dan diakhiri dengan hamdalah. (Tirmidzi).
- Sunnah mendahulukan pembagian minum kepada yang sebelah kanan lebih dahulu. (Bukhari, Muslim). * Yang membagikan minuman sebaiknya yang terakhir minum. (Muslim, Tirmidzi, Nasa`i).
- Dianjurkan melihat kedalam air minum lebih dulu sebelum meminumnya. Jangan sampai ada sesuatu yang berbahaya terminum. Jika ada lalat masuk kedalam air minum, maka tenggelamkan lalu buang lalatnya dan minum airnya.
- Sunnah memakai tutup kepala ketika minum.
- Sunnah dianjurkan meninggalkan minuman dalam keadaan tertutup, jika darurat cukup letakkan batang kayu diatasnya. (Bukhari, Muslim).
- Sunnah sering minum susu. (Tirmidzi).
- Sunnah berkumur-kumur setelah minum susu karena terdapat lemak didalamnya. (Bukhari).
- Ketika diberi minum susu, disunnahkan membaca doa "Allahumma bariklana fiihi wazidnaa minhu" (Ya Allah, berkahilah kami padanya dan tambahkan kami darinya). (Tirmidzi).
- Sunnah minum air Zam zam sambil berdiri menghadap kiblat. (Muttafaqun Alaih)
Yang tidak disukai dalam minum al :
- Haram minum diatas gelas emas dan perak. (Bukhari, Muslim).
- Jangan minum sambil bersandar. (Tirmidzi).
- Jangan minum dengan sekali teguk, seperti unta minum. Sunnah 3 kali tegukkan, itu akan lebih menyehatkan. (Muslim, Tirmidzi, Nasa`i).
- Jangan meminum ditempat retaknya gelas. (Muslim, Ibnu Majah).
- Jangan bernafas didalam gelas ketika minum. Jika ingin bernafas, jauhkan gelas dari mulut. (Bukhari, Muslim, Tirmidzi).
- Jangan meniup air minum, walaupun air panas. (Muslim, Tirmidzi).
- Jangan meminum langsung dari tempat minuman atau teko. (Bukhari, Muslim)
Adab Makan
- Membasuh tangan sebelum makan. Sunnah makan dan minum dengan tangan kanan, makan dengan tangan kiri adalah perbuatan syetan. (Muslim, Tirmidzi)
- Sunnah membaca basmalah, jika lupa di permulaan hendaknya membaca "Bismillahi awwalahu wa akhirohu" artinya Dengan nama Allah awalnya dan akhirnya. (Tirmidzi, Nasa`i)
- Sunnah memulai makan dengan membaca doa ; "Bismillahi wa `ala barokatillah" artinya Dengan nama Allah dan berkah Allah. (Hakim)
- Sunnah memulai makan dari makanan yang terdekat, dimulai dari pinggir piring menuju tengah, karena berkah makanan terletak di tengah. (Bukhari, Nasa`i, Ibnu Majah)
- Setelah selasai makan membaca doa "Alhamdulillahilladzi ath`amana wasaqona waj`alana minal muslimin" artinya Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, dan menjadikan kami dari golongan muslimin. (Tirmidzi, Nasa`i)
- Sunnah memuji makanan, tidak boleh mencela makanan. (Bukhari,Muslim, Tirmidzi, Nasa`i)
- Jika menyukai makanan yang dihidangkan, makanlah. Jika tidak suka, tinggalkan. (Muslim)
- Banyak berzikir
- Sunnah makan dengan berjemaah. Makan jemaah akan menambah berkah. Maka untuk satu orang,bila dengan berjemaah cukup untuk 2 orang. Makanan untuk 2 orang, cukup untuk 4 orang. Makanan untuk 4 orang, cukup untuk 8 orang. (Bukhari , Muslim)
- Nabi saw. tidak pernah makan di meja makan atau kursi, walaupun tersedia meja dan kursi. (Bukhari)
- Sunnah memakai alas dibawah piring. (Buhkari)
- Makanan yang jatuh hendaknya di ambil kembali. Mungkin itu adalah makanan yang mengandung berkah. (Muslim, Nasa`i)
- Selesai makan disunnahkan membersihkan piring bekas makan, sehingga bersih seperti semula. (Muslim)
- Sesudah makan disunnahkan menjilati/mengecup jari-jari tangan, sebelum dibersihkan dengan air atau sapu tangan. (Muslim, Nasa`i)
- Jangan tinggalkan majelis makan berjamaah, tanpa ijin yang lainnya jika belum selesai. (Ibn Majah)
- Jangan makan terlalu banyak, kenyang atau berlebih-lebihan.
- Jangan makan sambil bersandar, berjalan, tidur-tiduran. (Bukhari,Muslim, Nasa`i)
- Jangan mengambil kue atau makanan langsung dua buah ketika makan berjemaah. (Bukhari, Muslim)
- Jangan memotong daging dengan pisau ketika makan. Itu adalah budaya asing, sebaiknya digigit dengan gigi. (Abu Dawud, Baihaqi)
Larangan beristinja
Larangan dalam istinja :
- Jangan membawa lafazh "Allah" dan "Muhammad" atau ayat-ayat Al-quran ke dalam wc/kamar mandi. (Nasai).
- Jangan membuang hajat menghadap ke arah kiblat dan jangan membelakanginya. Menghadaplah selain ke kedua arah tadi. Boleh membelakangi dan menghadap kiblat, bila didalam bangunan. Itupun bila terpaksa. (Bukhari, Nsai, Muslim, Tirmidzi)
- Jangan berbicara atau berkomunikasi didalam wc. (Abu Dawud, Ibnu Majah).
- Menjawab salam pun tidak boleh ketika di wc. menjawabnya cukup dengan isyarat. (Muslim, Tirmidzi, Nasai)
- Tidak boleh berdua dikamar mandi, kecuali suami istri. (Abu Dawud, Ibnu Majah).
- Tidak boleh beristija dengan tulang atau kotoran hewan yang kering. Benda-benda itu adalah makanan jin. (Muslim, Nasai).
- Jangan buang air di lubang-lubang ditanah, karena mungkin tempat tinggal jin. Sa`ad bin Ubadah pernah mati dibunuh jin karena kencing dilubang tanah. Dan jangan dijalan tempat orang lewat, tempat berteduh, disumber air, di pemandian, dibawah pohon berbuah, atau di air yang mengalir. (Muslim, Tirmidzi).
- Jangan makan, jangan bernyanyi dan bersiul, didalam wc walaupun tidak sedang buang air atau mandi. (Abu Dawud, Ibnu Majah)
- Jangan menampakkan aurat ketika buang air, usahakan bertutup diri atau pergi menjauh agar tidak dilihat oleh umum. (Muslim, Tirmidzi). * Sebaiknya mencari tempat terlebih dahulu yang orang lain tidak melihat, mencium baunya, dan tidak mendengarnya. (Imam Nawawi)
- Sunnah menuntaskan sisa air kencing dengan berdehem dan memijit-mijit dari pangkal kemaluan sampai ujungnya 3 kali. (Imam Nawawi)
- Jangan memandang kelangit, ke farjinya maupun kepada kotoran yang keluar darinya. Karena hal itu tidak patut dilakukan. Dan makruh pula bagi orang yang buang hajat, berbicara atau melakukan pekerjaan selagi membuang hajatnya. (Muslim, Abu Dawud).
12 . Masuk wc dengan kaki kiri,dan sebelum itu baca doa terlebih dahulu :
13. Keluar wc dengan kaki kanan terlebih dahulu, kemudian membaca doa :
14. Wc adalah tempat berkumpulnya syetan, mudharat berlama-lama didalamnya. Jika telah selesai hajatnya, secepatnya keluar dari wc. (Nasa`i, Ibnu Majah)
15. Dianjurkan bertutup kepala ketika didalam wc. Dan baru membukanya jika perlu membasahi rambut kita. (Ibnu Sa`ad).
16. Buang air hendaknya dengan jongkok, jangan berdiri. Buang air berdiri adalah perbuatan yahudi dan nasrani. (Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Nasa`i)
17. Beristinjak hanya dengan tangan kiri. Jangan menyentuh kemaluan dengan tangan kanan. (Bukhari, Nasa`i, Muslim, Tirmidzi)
18. Benda-benda yang diblehkan untuk beristinja yaitu, air, batu, tanah liat yang keras dan kertas. Digunakan sebanyak 3 kali atau jumlah ganjil. (Bukhari, Ibnu Majah)
19. Sunnah menghemat air, gunakan secukupnya saja.
20. Hati-hati dengan cipratan air kencing, terutama ketika kencing berdiri. Banyak orang disiksa didalam kubur, karena tidak berhati-hati ketika istinja dan tidak sempurna ketika berwudhu. (Bukhari, Muslim, Ibnu Majah)
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺇﻨﻰ ﺃﻋﻮﺫ ﺑﻚ ﻤﻥ ﺍﻟﺧﺑﺚ ﻮ ﻟﺧﺑﺎ ﺌﺙ
(Allahumma
inni `a`udzubika minal khubutsi walkhoba is), artinya “Ya Allah, aku
berlindung kepada-Mu dari gangguan syetan laki-laki dan wanita.”
(Bukhari, Muslim)13. Keluar wc dengan kaki kanan terlebih dahulu, kemudian membaca doa :
ﻏﻔﺮﺍﻨﻚ. ﺍﻠﺤﻤﺪ ﷲ ﺍﻟﺬﻱ ﺃﺬ ﻫﺏ ﻋﻧﻰ ﺍﻷ ﺬٰ ﻯ ﻮﻋﺎ ﻓﻨﻰ
(Ghufronaka.
Alhamdulillahilladzi adzhaba `annil adzaa wa `aafanii), artinya “Aku
mohon ampunan-Mu. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan
penyakit dariku dan menyembuhkanku.” (Tirmidzi, Nasa`i, Ibnu Majah)14. Wc adalah tempat berkumpulnya syetan, mudharat berlama-lama didalamnya. Jika telah selesai hajatnya, secepatnya keluar dari wc. (Nasa`i, Ibnu Majah)
15. Dianjurkan bertutup kepala ketika didalam wc. Dan baru membukanya jika perlu membasahi rambut kita. (Ibnu Sa`ad).
16. Buang air hendaknya dengan jongkok, jangan berdiri. Buang air berdiri adalah perbuatan yahudi dan nasrani. (Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Nasa`i)
17. Beristinjak hanya dengan tangan kiri. Jangan menyentuh kemaluan dengan tangan kanan. (Bukhari, Nasa`i, Muslim, Tirmidzi)
18. Benda-benda yang diblehkan untuk beristinja yaitu, air, batu, tanah liat yang keras dan kertas. Digunakan sebanyak 3 kali atau jumlah ganjil. (Bukhari, Ibnu Majah)
19. Sunnah menghemat air, gunakan secukupnya saja.
20. Hati-hati dengan cipratan air kencing, terutama ketika kencing berdiri. Banyak orang disiksa didalam kubur, karena tidak berhati-hati ketika istinja dan tidak sempurna ketika berwudhu. (Bukhari, Muslim, Ibnu Majah)
Adab Tidur
Berikut ini, tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam ketika hendak tidur.
1. Sebelum tidur sunnah berwudhu dulu, sebagaimana wudhu sholat. (Bukahari, Muslim)
2. Sunnah mengibas-ibas alas tidur sebelum dihamparkan, (Bukhari). Abu Hurairah ra bahwasanya Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam bersabda:“Apabila seorang dari kamu akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah mengirapkan kainnya pada tempat tidurnya itu terlebih dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya…” Di dalam satu riwayat dikatakan: “tiga kali”. (Muttafaq `alaih).
3. Sebelum tidur hendaknya menghisab diri, mengoreksi amal perbuatan kita pada hari itu dan berniat akan beramal lebih baik pada hari berikutnya. (Umar bin Khattab)
4. Sebelum tidur berniat bangun tahajjud. Dan mengajak keluarga bersama-sama mengerjakan Sholat tahajjud. (Bukhari,Muslim,Dabu Dawud)
5. Sunnah tidur dengan posisi tulang rusuk kanan berada dibawah, muka dan badan menghadap kekiblat, dan telapak tangan diletakkan dibawah pipi. (Bukhari, Muslim, Tirmidzi).* Boleh tidur terlentang dengan meletakkan kaki yang satu diatas kaki yang lainnya. (Bukhari, Muslim).
6. Hendaknya menjaga aurat, walupun dikamar sendiri.(Tirmidzi, Nasa'i). * Wanita dianjurkan agar selalu memakai selimut ketika tidur.
7. Anak laki-laki dan perempuan hendaknya dipisahkan tempat tidurnya setelah berumur 6 tahun.(Abu Dawud, Tirmidzi)
8. Sebelum tidur hendaknya menjauhkan benda-benda tajam dari sisi kita.
Larangan dalam tidur :
1. Dilarang tidur tengkurap. Itu adalah cara tidur yang dibenci Allah.. (Abu Dawud, Tirmidzi)
2. Dilarang tidur hanya berselimut, tanpa berpakaian apapun. (Muslim)
3. Sesama lelaki atau sesama wanita dilarang tidur dalam satu selimut.(Muslim)
4. Dilarang menceritakan mimpi buruk kepada siapa pun. Disunnahkan menceritakan mimpi baik kepada orang yang dipercaya. (Bukhari)
Bacaan sebelum tidur
1. Membaca surat Al-Iklhas, Al-Falaq, An-Nas, kemudian ditiupkan ketelapak tangan dan di usapkan ke seluruh anggota badan, sebanyak tiga kali.(Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa'i).
2. Membaca surat Al-Kafirun. Barang siapa membacanya sebelum tidur, akan terhindar dari sifat syirik.(Thabrani, Abu Dawud, Nasa'i).
3. Dianjurkan beristigfar sebanyak-banyaknya, minimal tiga kali. Dan sedikitnya sepuluh ayat Al-Qur'an sebelum tidur malam. Barang siapa membaca pada malam hari dan ia meninggal dunia, maka ia tidak tergolong orang-orang yang lalai.(Tirmidzi)
4. Membaca tasbih Fatimah, Subhanallah 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, Allahu Akbar 33 kali. Barang siapa yang membaca sebelum tidur, akan bangun dalam keadaan segar bugar.(Muslim)
5. Kemudian membaca doa : بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ (Bismika Allahumma Amuutu Wa ahya) ” Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, aku mati dan aku hidup.”
(Bukhari)
6. Bangun tidur dengan membaca :
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
(“Alhamdu
Lillahilladzii Ahyaanaa ba’da maa Amaatanaa wa ilaihinnusyuuru”)
“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami
dimatikan-Nya, dan kepada-Nya lah kami dikembalikan.” ( Al-Bukhari)7. Setelah bangun sunnah mencuci tangan tiga kali. Jangan menyentuh makanan dan minuman apapun sebelum cuci tangan. Sunnah segera bersiwak, mangmbil air wudhu, serta memasukkan air kehidung, karena syetan banyak yang bersembunyi dilubang hidung ketika tidur.(Bukhari). Lalu sholat dua rekaat.
Sumber : <klik disini>

Tidak ada komentar:
Posting Komentar